Pemeriksaan dan Konsultasi Kolesterol

Pemeriksaan dan Konsultasi Kolesterol

Gunanya Konsultasi

Selain memiliki gaya hidup sehat, konsultasi dengan dokter dan memeriksakan kadar kolesterol secara teratur merupakan langkah bijak untuk menjaga kolesterol dalam tubuh kita.

Dokter akan membantu kita untuk menjalani pola hidup yang sehat serta memantau perkembangan kolesterol dalam tubuh kita. Untuk beberapa alasan yang kuat dokter juga membantu untuk memilih dan mengkonsumsi obat yang tepat.

Hypertension & Cholesterol Care Program (HCCP)

HCCP adalah sebuah program yang diprakarsai dan dilakukan oleh Klub Hidup Sehat (KHS) PT Pfizer Indonesia. Program ini merupakan sebuah wujud dari kontribusi yang diberikan oleh Pfizer kepada masyarakat untuk menyediakan akses yang lebih baik kepada kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Program ini memberikan manfaat kepada pasien dari kedua aspek diatas. Yaitu , aspek pengetahuan dan juga aspek keuangan sekaligus. Pelayanan ini diberikan oleh KHS kepada pasien-pasien yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk mendapatkan manfaat dari program ini.

Manfaat dari aspek pengetahuan diberikan oleh KHS kepada anggotanya melalui beberapa cara, misalnya : Majalah kesehatan, leaflet informasi berkala tentang penyakit hipertensi dan hiperkolesterol, berbagai sarana edukasi berupa kartu, bahkan juga seminar gratis. Peserta juga bisa mendapatkan informasi tentang penyakitnya melalui pesan singkat atau SMS.

Sedangkan, manfaat dari aspek keuangan adalah dengan diberikannya harga khusus untuk pembelian obat-obat hipertensi dan hiperkolesterol pada apotekapotek yang ditunjuk. Dengan manfaat khusus ini, maka pasien dapat membeli obat tersebut dengan harga yang lebih rendah, sehingga dapat mengurangi beban keuangan yang timbul. Kita bersyukur sekali bahwa masih ada apotek-apotek yang peduli kepada pasien sehingga mereka bersedia membantu pasien melalui program ini. 

Pemeriksaan Berkala

Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, sebaiknya pemeriksaan di laboratorium dilakukan secara berkala, paling tidak setiap 6 bulan. Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, dapat dilakukan dengan melakukan tes di laboratorium setelah puasa kurang lebih 10 jam (ada yang tidak perlu puasa LDL direct dan HDL) dan ada yang perlu puasa (TG dan Kolesterol).

Adapun nilai normal laboratorium untuk kolesterol adalah sebagai berikut:

Kolesterol LDL:

Nilai normal kolesterol LDL bergantung kepada jumlah faktor risiko seseorang terhadap PJK. Semakin banyak jumlah faktor risikonya, maka semakin rendah kolesterol LDL yang harus diturunkan.

- Jika jumlah faktor risiko PJK 0-1, maka target kolesterol LDL < 160 mg/
- Jika jumlah faktor risiko PJK > 2, maka target kolesterol LDL < 130 mg/dl
- Jika seseorang ada riwayat PJK ataupun diabetes, maka target kolesterol LDL < 100mg/d;
   Kolesterol HDL :   > 40 mg/dl
   Trigliserida  :  < 150 mg/dl
   Kolesterol Total :  < 200 mg/dl


Comments

Popular posts from this blog

Gaya Hidup Sehat atau Pola Hidup Sehari - hari

Tujuan Website Kolesterol itu Apa?

Apa itu Kolesterol? Fakta Kolesterol itu Apa?